Selasa, 27 November 2012

Takutku, Nanti.



Sekilas cerita.

Haqi. Sekarang udah kelas 5. Tepat 4 tahun yang lalu memulai kehidupan dengan ibu&2orang sodaranya. Si bapak?? Kawin lagi. Entah apa yang dirasa seorang wanita sampai mereka gak mau dipoligami. Haqi ini sepupuku. Bapaknya om-ku. Ibunya juga bulek-ku. Tentunya aku gak menyalahkan kenapa si om harus suka wanita lain. Gitu juga sama bulek yang gak mau dimadu.

Di lain tempat ...

Mba retno. Anak teman bapak. Udah kaya sodara sendiri. Ditinggal mati suaminya, kecelakaan saat harus tugas kerja ke semarang. Mba retno ini lagi hamil 7 bulan. Ini kehamilan pertama, pun usia pernikahan yang belom genap 1 tahun.

Yang kaya gini yang terkadang bikin takut, suatu saat mungkinkah terjadi dalam hidup??

Rimaaaaaaa,, nikah itu bukan perkara mudah. Banyak hal yang harus dipersiapkan. Pun label istri sudah dipatenkan, bukan berarti harus ketergantungan dengan suami. Mandiri secara finansial. Kalo sekarang untuk orang tua, suatu saat nanti juga untuk suami. Belom lagii untuk sebuah amanah, seorang dua orang atau berapa orang yang akan Allah percayakan. "Jangan meninggalkan anakmu dalam keadaan lemah. baik lemah iman, lemah ilmu, dan yang lain-lain". 

“Robbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a’yun waj’alna lil muttaqiina imaama”

Penguatan diri, bahwa hidup di dunia iniii harus kuat iman, kuat ilmu, dan kuat harta *kalo yg ini ngutip statusnya temen hehe* Semangat berproses rima :)



Tidak ada komentar: